Mereka bilang negara kami kaya budaya,
tapi lihat generasi muda kami lebih cinta budaya luar,
Mereka bilang negara kami kaya akan SDA,
tapi lihat itu semua dikuasai oleh tangan asing,
Mereka bilang negara kami luas,
tapi lihat bagaimana pemerintah melupakan masyarakat perbatasan,
Mereka bilang generasi muda kami berpendidikan,
tapi lihat bagaimana banyak diantara mereka tak mampu bersekolah,
Mereka bilang pemerintah dan wakil rakyat ada untuk rakyat,
tapi lihat bagaimana mereka lebih mementingkan partai mereka
ketimbang 200 juta warga Indonesia,
Mereka bilang orang Indonesia memiliki talenta,
tapi lihat bagaimana PSSI lebih memilih naturalisasi pemain luar
ketimbang mengembangkan bakat pemuda Indonesia,
Mereka bilang Indonesia dari Sabang sampai Merauke,
tapi lihat hanya bagaimana Jawa menjadi segalanya,
Mereka bilang pendidikan murah di negara kami,
tapi lihat orang tua kami banting tulang untuk membiayai sekolah kami,
Mereka bilang "pilih kami karna anti korupsi",
tapi lihat bagaimana pemimpin negara kami bisa bebas korupsi dengan hukuman ringan
jika tertangkap,
Mereka bilang negara kami menghargai semua agama,
tapi lihat bagaimana disini saudara bisa saling bunuh hanya karna berbeda pandangan,
Mereka bilang negara kami adil dan beradab untuk rakyatnya,
tapi lihat hanya bagaimana orang kaya bisa mengatur hukum dan orang miskin bisa
dengan mudah dihukum,
Mereka bilang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,
tapi lihat bagaimana orang kaya selalu menikmati harta negara dan
orang miskin yang kena dampak kesulitannya.
Ya, inilah negara kami, yang mereka bilang itu berbeda dengan kenyataan di lapangan....
Negara Indonesia yang kami cintai, kini engkau sangat jauh dari kami, itu semua karna kelakukan para pemimpin biadab negara kami..... Berlandaskan Politik namun lebih pantas disebut Policik. Pancasila yang hanya tinggal pajangan, Undang-Undang yang hanya sebagai buku usang di sebuah perpustakaan parlemen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar