Selamat lebaran untuk kau yang ada disana,
Untuk kau yang telah melupakan keberadaanku,
Untuk kau yang telah melupakan jasa-jasaku,
Untuk kau yang terlalu sibuk akan urusanmu,
Untuk kau yang telah aku besarkan,
Ya, untuk kau yang aku sebut anak,
Terkadang aku terfikir apakah kau pernah merindukanku,
Jika kau tidak merindukanku,
Bagaimana bisa kau mendoakanku,
Apalagi untuk melihatku disini,
Mungkin waktumu terlalu mahal dibanding diriku,
Apalah daya ternyata yang pernah aku lakukan tak mampu membelinya,
Tapi semoga kau baik-baik saja disana,
Di tempat yang aku sendiri tak tahu dimana,
Bagaimanapun kau adalah anakku,
Tak akan mampu aku membencimu,
Apalagi melupakanmu,
Rinduku selalu tersimpul indah disini,
Doaku selalu terangkai manis untukmu,
Maafkan ibumu ini jika terdapat salah di masa lalu,
Sehingga kau tak sudi lagi melihatku,
Tak sudi lagi memelukku,
Padahal dulu ibu selalu bahagia bisa memelukmu,
Aku yang mencoba bahagia disini,
Mencoba tersenyum walau ingin menangis,
Tapi biarlah,
Aku ikhlas jika sampai ku mati kau tak datang juga,
Untuk sekedar melihatku,
Melihat dan memperhatikanku disini,
Disini di sebuah panti jompo di sudut kota ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar