Rabu, 03 Juli 2013

Refrain

      Minggu lalu saya nonton film romantis judulnya Refrain, yang main itu Afgan dan Maudy Ayunda. Saya orangnya cepat terpengaruh sama film ya, jadi gara-gara itu saya jadi ngefans sama Maudy Ayunda, saya jadi ngedownload lagu-lagunya dia, lebih parah lagi saya sampai dijauhi oleh teman-teman saya, saya gak ngerti juga dimana letak kesalahan saya, padahal saya cuma merasa mirip Afgan doank, kan gak salah, secara kami mirip gitu kan, sama-sama cool dan ganteng, apalagi coba.

      Tapi gara-gara itu juga, kali ini saya jadi pengen tulis sebuah cerita romantis, judulnya REFRAIN juga, tapi pemerannya aja yang dibuat beda ya, pemeran utamanya itu adalah Kecap dan Nasi Goreng. Check this out.

"Dengan go internasional ini saya akan buktikan bahwa cinta kami abadi selamanya", begitulah kata nasi goreng ketika sampai di bandara New York. "Bagaimana saya bisa sampai disini? Beginilah ceritanya.".

5 Tahun yang lalu

      Pagi itu kecap dan nasi goreng seperti biasa dimasak bersamaan, mereka selalu tampak bahagia, memang kecap dan nasi goreng ini sudah bersahabat sejak lama, mereka telah bersama-sama menjadi sajian yang lezat. Banyak orang yang suka dengan kombinasi mereka.
"Siapa duluan ya diantara kita yang jatuh cinta duluan, entar siapapun yang jatuh cinta duluan, harus cerita ya, janji ya", ucap nasi goreng.
"Oke deh, aku pasti cerita ke kamu", timpal si kecap.

      Persahabatan mereka kian hari kian erat, sampai pada akhirnya kecap bertemu dengan nasi uduk, nasi uduk mulai jatuh cinta dengan kecap. Ternyata dibalik itu, nasi goreng mulai merasa cemburu dengan kedekatan kecap dan nasi uduk, lalu ia sadari bahwa ia telah jatuh cinta.

      Nasi goreng berniat untuk mengatakan perasaannya itu, namun telat, kecap dan nasi uduk terlanjur resmi jadian. "Gor, lu tau gak, gua senang banget hari ini, gua baru jadian sama nasi uduk, kata dia kami bisa menjadi kombinasi yang bagus, gua mau dijadiin sambal kecap katanya, Gor. Keren kan?". Mendengar kata-kata itu benar-benar membuat hati nasi goreng hancur lebur. Sejak hari itu, nasi goreng selalu dimasak tanpa kecap karena kecap selalu sibuk bersama nasi uduk.

      Merasa tidak kuat, nasi goreng memutuskan untuk mengungkapkan perasaannya, lalu ia pergi ke warung nasi uduk. "Cap, gua gak tau dari mana datang perasaan ini, tapi gua sayang sama lu, Cap, maafin gua". Kecap merasa terkejut mendengar pengakuan itu, "Maaf gor, gua cuma anggap lu temen".

      Nasi goreng merasa sangat terpukul lalu pergi meninggalkan kecap bersama nasi uduk. Setelah kejadian itu, kecap selalu terbayang nasi goreng, hari-harinya mulai sepi tanpa nasi goreng, meskipun ada nasi uduk yang selalu bersamanya. Kecap dan nasi goreng kini mulai memiliki kehidupan masing-masing. Sampai pada suatu malam, kecap tampak murung sekali. Nasi uduk bertanya pada kecap, "Kecap sayang,,, kamu kenapa sih murung banget?". Lalu kecap menjawab, "Aku gak apa-apa kok, Gor", ternyata kecap salah menyebut nama dan itu membuat nasi uduk marah besar.

      Sekian lama nasi uduk tidak menghubungi kecap, itu membuat kecap ingin mencari dan menanyakan pada nasi uduk. Malam itu kecap pergi sendiri ke warung nasi uduk, tak disangka disana ia malah mendapati nasi uduk berdua dengan terasi, ya, terasi sudah menjadi pasangan nasi uduk, nasi uduk mengubahnya menjadi sambal terasi.

      Sungguh menyesakkan dada kecap, "Heh terasi, gua pikir lu temen gua, tapi malah lu tusuk gua dari belakang ya, lu juga Duk, teganya nyakitin gua ya".

      Tiba-tiba datang nasi goreng bak pahlawan memukul nasi uduk lalu membawanya pulang. "Harusnya lu tau gak semua nasi itu baik, banyak nasi yang jahat", nasi goreng menceramahi kecap. Kecap tampak murung lalu berjalan masuk ke dalam rumahnya. "Oya Cap, gua besok mau pergi ke New York, ada tawaran untuk gua tunjukin rasa nasi goreng ke dunia". Kecap tampak sangat terkejut, "Kenapa lu gak bilang ke gua, Gor". "Sorry Cap, lu terlalu sibuk dengan dunia lu", jawab nasi goreng.

      Keesokan harinya, kecap ternyata telat bangun dan nasi goreng sudah pergi ke bandara. Sesampainya di bandara ia langsung mengejar nasi goreng. Untungnya nasi goreng belum berangkat dan mereka bertemu di lobby bandara, "Gua tau gua salah, Gor. Please maafin gua, gua sayang sama lu, gua gak pengen jauh dari lu".

      "Oh ya? Gua juga masih tungguin lu kok, kombinasi kita berdua ditunggu di New York, Let's go!", jawab nasi goreng. Lalu mereka pergi bersama ke New York. Mereka membuat kombinasi di acara World Food Festival tersebut. Para tamu sungguh sangat menikmati nasi goreng hasil kombinasinya dengan kecap. Hal ini membuat nasi goreng juara festival tersebut dan menjadi makanan nomor 1 terlezat di dunia. Dan mereka tidak pernah terpisah lagi, ya, karena sesungguhnya mereka adalah cinta sejati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar