Setelah gue cerita tentang hal negatif dari yang namanya hubungan jarak jauh atau long distance relationship (LDR), kali ini gue mau cerita tentang hal positif dari LDR. Pada dasarnya di dunia ini Tuhan selalu menciptakan segala hal ada baik-buruknya atau positif-negatifnya, itulah yang disebut keseimbangan seperti yin dan yang atau hitam dan putih. Begitu juga dengan LDR, ada negatif tentu ada positif. Kalau soal lebih besar mana antara positif dan negatifnya, lo bisa nilai sendiri.
Pertama, lo bisa rasain cinta yang begitu besar lewat LDR. Karena lewat LDR hati lo akan lebih bermain dari indera lainnya. Secara lo gak bisa lihat dia langsung, lo gak bisa dengar suaranya langsung, apalagi lo mau nyentuh dia. Nah karena itulah hati lo mengambil peran yang lebih besar. Lo bisa senyum-senyum sendiri lewat chatting, bisa ketawa girang lewat telepon. Gila? Bukan, that's called love. Kebanyakan orang jika dihadapkan pada cinta akan berubah dari dirinya sendiri.
Kedua, lo bisa melatih sifat-sifat baik lo lewat LDR. Ada banyak sifat baik yang bisa lo latih seperti sabar, jujur, percaya, dan tanggung jawab. Oke, kita bahas satu persatu. Sabar, lo bisa melatih kesabaran lo karena lo akan dengan sabarnya menunggu waktu yang tepat untuk bisa bertemu langsung dengan dia. Jujur, lo akan menjadi terbiasa jujur kalau lo bisa jujur juga sama dia selama lo LDR. Percaya, lo harus percaya sama dia kalau mau hubungan lo langgeng. Tanggung jawab, lo juga akan terbiasa tanggung jawab dengan banyak hal kalau lo bisa bersikap tanggung jawab atas hubungan yang telah lo dan dia jalin. Maka dari itulah, banyak sifat baik akan menjadi kebiasaan kalau lo bisa membiasakan selama lo LDR-an.
Ketiga, anak LDR akan mendapat moment-moment yang lebih bermakna dibanding orang pacaran biasa. Lo bisa kasih surprise ke dia, dan kalau lo lakuin ini momentnya akan sangat bermakna bagi dia. Secara, kalian jarang ketemu, sekalinya ketemu lo datang dengan misterius dan romantis. Itu rasa rindu yang tersimpan lama akan tertuang dan tumpah pada satu moment romantis.
Keempat, ketika sukses dengan LDR nya dan meresmikan hubungan itu pada satu ikatan resmi nan suci, anak LDR akan lebih banyak kisah yang diceritakan dan dikenang, tentang pahit manisnya cinta, tentang perjuangan pertahanin cinta hingga sampai happy ending seperti ini. Dan kisah-kisah itu akan bisa diturunkan ke anak cucu lo nanti agar mereka bisa mengerti bahwa cinta itu suci, indah, dan penuh perjuangan.
Nah, itulah empat hal baik tentang LDR yang bisa gue bagiin. Kembali ke paragraf pertama tadi, baik buruknya LDR lo sikapi sendiri. Asal gak ada yang tersakiti ataupun tersiksa batinnya. Seperti uji nyali dunia lain, lo bisa nyerah kapan aja. Ini cuma untuk perenungan dan penyemangat lo pada kalau sedang jalani status LDR. Sudah ya, sampai sini aja dulu. Bye...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar