Selasa, 04 Oktober 2016

Abaikan Ini



Pembahasan kali ini mungkin agak jorok ya. Jadi jauhi diri ada dari makanan dan cemilan juga siapkan wadah di samping anda ketika membaca ini.
Aku dari kecil terbiasa dengar kalimat istilah “Kapan kau gak berak malam” untuk mengungkapkan suatu pembalasan. Sampai sekarang kalimat itu masih lumayan sering orang ungkapkan. Ketika aku kecil aku gak paham maksudnya apa. Apa hubungannya mau balas dendam sama berak malam. Aku selama ini toh kalau berak malam gak pernah kejadian apa-apa ataupun peluang untuk terjadi apa-apa. Sampai akhirnya aku sadar, mungkin zaman dulu kan wc itu jauh dari rumah. Orang zaman harus keluar rumah di tengah kegelapan menuju wc Cuma untuk berak. Maklum lah kan berak susah nahannya. Dan peluang berak malam itu juga sangat besar dimana memang waktunya system pencernaan kita bekerja. Jadi, ketika moment orang keluar rumah sendiri dan gelap itulah orang lain bisa melakukan pembalasan. Tapi kan jorok ya, kalau lagi balas dendam taunya si korban kentut gimana. Atau bahkan lebih jorok dari itu. Dan juga kalau korban meninggal menjadi tragis, dalam keadaan menahan berak. Dan ada sesuatu yang mau keluar harus batal. Itu kayak laptop dipaksa shut down dengan cabut baterai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar