Sabtu, 03 September 2016

Malam Bulan Purnama

Bukan tanpa alasan aku menulis ini.
Aku ingin cerita tentang kekasihku yang meninggalkanku setahun yang lalu.
Ia pergi ke dunia lain.
Aku yakin tempat yang lebih baik.
Setidaknya itulah yang disampaikannya dalam mimpiku semalam.

Aku disuruh menunggu dipinggir sungai ini.
Jika aku ingin bertemu dengannya.
Tepat pukul 12 malam.
Tepat bulan purnama di atas kepalaku.

Benar ia datang.
Menggunakan dress putih panjang.
Rambutnya sepinggang terurai.
Ia menghampiriku.

Lalu ku terbang tinggi bersamanya.
Sangat tinggi hingga aku merasa dingin.
Jari-jariku bagai tak terasa lagi.
Aku terbang semakin tinggi.

"Tempat apakah ini?" Ku tanya.

"Inilah yang ku katakan tempat yang lebih baik". Jawabnya.

Jauh di bawah sana, tampak jasad yang tak asing bagiku sedang tergeletak dan dikerumuni orang banyak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar