Jumat, 06 November 2015

Kunang-Kunang Dalam Pelukan

Terjaga di gelap malam,
Sunyi hanya ada suara semilir angin,
Dingin yang menusuk ke kulit,
Gelap pun kian pekat,

Dari kejauhan muncul setitik cahaya,
Tak begitu terang,
Tapi sangat jelas di dalam kegelapan malam,
Ternyata kunang-kunang,

Ia terbang kesana kemari,
Seperti kembang api yang gak ada matinya,
Ia hinggap,
Aku bagai memeluknya,

Terasa sangat spesial,
Ada serangga tapi bisa bercahaya,
Meski tak seterang gemerlapnya lampu kota,
Tapi ia mengajarkan tentang kesederhanaan,

Mungkin kita merasa belum berguna untuk siapa-siapa,
Jangan berhenti untuk bersinar,
Meski tak begitu terang,
Tapi pasti dan akan,
Cahaya kita itu berguna untuk orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar