Sunyi hanya ada
suara semilir angin,
Dingin yang
menusuk ke kulit,
Gelap pun kian pekat,
Dari kejauhan
muncul setitik cahaya,
Tak begitu
terang,
Tapi sangat
jelas di dalam kegelapan malam,
Ternyata kunang-kunang,
Ia terbang
kesana kemari,
Seperti kembang
api yang gak ada matinya,
Ia hinggap,
Aku bagai
memeluknya,
Terasa sangat
spesial,
Ada serangga
tapi bisa bercahaya,
Meski tak
seterang gemerlapnya lampu kota,
Tapi ia
mengajarkan tentang kesederhanaan,
Mungkin kita
merasa belum berguna untuk siapa-siapa,
Jangan berhenti
untuk bersinar,
Meski tak
begitu terang,
Tapi pasti dan
akan,
Cahaya kita itu
berguna untuk orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar