Ketika mentari kian terik,
Dari hari ke hari,
Terasa menusuk ke kulit,
Namun jangan biarkan ia menyentuh kulitmu,
Apalagi wajah cantik itu,
Paras cantik yang ku rindu,
Tenanglah kasih,
Gerilya ini akan ku akhiri,
Cinta akan abadi,
Dan menemanimu lagi,
Melewati perihnya dunia,
Menghadapi panasnya mentari,
Tak mengapa,
Asal bersamamu lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar